Kamis, 04 Juli 2019

KONTAK PERKASA FUTURES - Kabar Divestasi Newcrest, Saham Antam Mulai Menanjak!


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 04/07/2019 - Harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terus menanjak pada perdagangan sesi I, Kamis ini (4/7/2019) di tengah bergulirnya kabar divestasi saham PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) milik perusahaan tambang asal Australia, Newcrest Mining Limited (Newcrest).

Antam yang sudah memiliki 25% saham Nusa Halmahera Minerals punya hak penawaran terlebih dahulu atas saham yang dijual alias rights of first refusal.
Newcrest wajib mendivestasikan saham milik mereka sebesar 51% kepada pihak nasional dalam jangka waktu 2 tahun setelah penandatangan kontrak, atau pada 2020. Mereka sudah melepas 25% kepada Antam, dua kali yakni 17,5% dan 7,5% sehingga tersisa 26% lagi.


Data perdagangan menunjukkan, pada pukul 10.51 WIB, saham Antam naik 1,23% di level Rp 825/saham dengan nilai transaksi Rp 13,14 miliar dengan volume perdagangan 15,93 juta saham. Dalam 30 hari terakhir perdagangan, saham ANTM melesat 15%, kendati asing hari ini melepas saham Antam hingga Rp 3,83 miliar.


Sebelumnya manajemen Antam menyatakan masih mengkaji soal wacana divestasi saham NHM. Meski sebelumnya, Newcrest selaku pemegang saham pengendali telah menawarkan 26% sahamnya kepada Antam.
 

Direktur Keuangan Antam, Dimas Wikan Pramudhito mengatakan divestasi saham milik Newcrast tersebut sebelumnya menjadi kewajiban mengingat NHM memiliki izin Kontrak Karya sehingga perlakuannya pun sama dengan divestasi yang diwajibkan bagi Freeport Indonesia dan Newmont.

"Treatment-nya sama dengan pemegang Kontrak Karya, sehingga ada tahapan divestasinya. Yang pertama sudah diserap oleh Antam sebesar 7,5% sehingga porsi kami sekarang bertambah menjadi 25%," kata Dimas kepada CNBC Indonesia, Selasa (14/5/2019). 

Dia mengatakan pihaknya belum sampai pada tahapan kesimpulan untuk menyerap saham divestasi kedua dari Newcrest. Kendati Antam memiliki hak penawaran terlebih dahulu atas saham yang dijual. 

"Kami belum yes or no (serap divestasi kedua). Kami ada beberapa tahapan dalam menjajaki kemungkinan menyerap divestasi ini," katanya. 

Antam, yang sudah masuk dalam Holding BUMN Pertambangan di bawah PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum, juga sudah menerjunkan tim geologi perusahaan ke lapangan untuk melihat secara langsung emas tersebut dan potensinya ke depan.
smber : cnbcnews

Rabu, 03 Juli 2019

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Spread Bunga Melebar, Dolar Australia Tak Lagi Garang


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 03/07/2019 - Dolar Australia hanya mampu menguat tipis melawan rupiah pada perdagangan Rabu (3/7/19), padahal Senin kemarin Mata Uang Kanguru ini cukup garang. 

Pada pukul 12:25 WIB dolar Australia diperdagangkan di kisaran Rp 9.889,52 atau hanya naik 0,4%, sedangkan Selasa kemarin menguat 0.59% di pasar spot, melansir data Refinitiv. 


Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) Selasa kemarin memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1%, menjadi rekor terendah dalam sejarah. Bulan lalu bank sentral pimpinan Philip Lowe ini juga melakukan hal yang sama, suku bunga dipangkas 25 basis poin. 

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Langkah yang diambil tersebut sudah diprediksi banyak pihak, setelah bulan lalu dalam notula rapat kebijakan moneter RBA mengindikasikan suku bunga akan kembali dipangkas. Namun hari ini, RBA tidak mengindikasikan hal yang sama, mengisyaratkan periode pemangkasan suku bunga sudah berakhir. Dolar Australia pun menguat melawan rupiah.

Namun, kini pelaku pasar kembali ke kenyataan jika spread suku bunga antara Australia dan Indonesia kini semakin lebar, dan tentunya memegang aset rupiah akan memberikan imbal hasil yang lebih tinggi. Hal ini membuat penguatan dolar Australia tidak lagi segarang Selasa kemarin.

Dolar Australia saat ini berada di dekat level terendah sejak Januari 2017 melawan rupiah, yakni Rp 9.756,79. Level tersebut disentuh pada 21 Juni lalu. 

Penguatan dolar Australia dalam dua hari terakhir di pasar spot juga berdampak pada kurs jual beli di dalam negeri. Berikut beberapa kurs jual beli yang diambil dari situs resmi beberapa bank siang ini.

BankKurs BeliKurs Jual
BCA9.852,349.932,34
BRI9.820,709.958,61
Mandiri9.848,009.949,00
BNI9.858,009.928,00

Selasa, 02 Juli 2019

KONTAK PERKASA - Duh! Setelah 3 Hari Menguat, Rupiah Mulai Loyo


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 02/07/2019 - Rupiah melemah di perdagangan Selasa (2/6/19) setelah menguat dalam tiga hari berturut-turut melawan dolar Amerika Serikat (AS). Mata Uang Garuda pada Senin kemarin mendekati level terkuat sejak 25 April sehingga wajar jika terjadi technical rebounddolar AS. Technical rebound berarti rupiah masih memiliki ruang untuk memangkas pelemahan, atau malah berbalik menguat.  

kontak perkasa
Selain itu efek dari "gencatan senjata" Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping juga mulai memudar, malah efek tersebut justru masih terasa pada dolar. 

Membaiknya hubungan AS-China tersebut membuat para investor lega perang dagang tidak lagi tereskalasi. Para investor sebelumnya sempat cemas akan kemungkinan AS menaikkan lagi bea impor setelah penasihat ekonomi Presiden Trump, Larry Kudlow pada Kamis pekan lalu mengatakan Gedung Putih masih bisa mengenakan bea impor baru yang sudah direncanakan sebelumnya terhadap berbagai produk dari China.


Eskalasi perang dagang tentunya membuat perekonomian global semakin memburuk, termasuk juga kondisi ekonomi Paman Sam, sehingga bisa memaksa Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed) untuk memangkas suku bunga. 

Kini dengan membaiknya hubungan AS-China dan dibukanya kembali perundingan dagang muncul harapan akan adanya damai dagang yang dapat memacu perekonomian global. Dengan demikian The Fed bisa jadi mempertimbangkan kembali apakah suku bunganya akan dipangkas atau tidak, hal ini menjadi tenaga bagi dolar AS. 

Pada pukul 10:24 WIB, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp 14.145/US$. 

Analisis Teknikal 



Melihat grafik harian, rupiah yang disimbolkan dengan USD/IDR kini berada di kisaran rerata pergerakan (Moving Average/MA) 5 hari (garis biru) dan di bawah MA20 /rerata 20 hari (garis merah). 

Indikator rerata pergerakan konvergen dan devergen (MACD) masih di wilayah negatif yang memberikan gambaran sentimen bearish atau pelemahan dolar AS.

Indikator-indikator tersebut memberikan gambaran penguatan rupiah (USD/IDR bergerak turun) dalam jangka menengah. 

Pada time frame 1 jam, rupiah berada di atas MA 5 (rerata pergerakan 5 jam/garis biru) dan MA 20 (rerata pergerakan 20 jam/garis merah). Indikator Stochastic bergerak naik dan sudah memasuki wilatah jenuh beli (overbought), sehingga bisa membatasi pelemahan rupiah. 

KONTAK PERKASA


Resisten (tahanan atas) berada di kisaran Rp 14.152, selama tertahan di bawah level tersebut, rupiah berpeluang memangkas pelemahan atau bahkan kembali menguat menuju area Rp 14.115. 

Sementara jika resisten ditembus, Mata Uang Garuda berpeluang melemah ke Rp 14.180. 
smber : cnbcnews

Senin, 01 Juli 2019

KONTAK PERKASA FUTURES - Sentimen Domestik & Eksternal Mendukung, IHSG Masih Hijau


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 01/07/2019 - Memulai perdagangan dengan apresiasi sebesar 0,35% ke level 6.381,18, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum sempat mencicipi pahitnya zona merah pada hari ini. Per akhir sesi satu, IHSG tercatat menguat 0,29% ke level 6.376,95.

Saham-saham yang berkontribusi signifikan dalam mendorong IHSG menguat di antaranya: PT Telekomunikasi Indonesia Tbk/TLKM (+1,93%), PT Semen Indonesia Tbk/SMGR (+4,97%), PT Bank Negara Indonesia Tbk/BBNI (+1,9%), PT United Tractors Tbk/UNTR (+2,13%), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk/INTP (+2,88%).

KONTAK PERKASA FUTURES

Kinerja IHSG ini senada dengan seluruh bursa utama Asia yang juga sedang ditransaksikan di zona hijau: indeks Nikkei menguat 2,07%, indeks Shanghai lompat 1,94%, indeks Straits Times bertambah 1,25%, dan indeks Kospi tumbuh 0,06%. Sementara itu, bursa Hong Kong diliburkan guna memperingati special administrative region establishment day.


Mendinginnya hubungan antara AS dengan China sukses memantik aksi beli besar-besaran di bursa saham Benua Kuning. Pasca-berbincang sekitar 80 menit di sela-sela gelaran KTT G20 di Osaka, Jepang, Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menyetujui gencatan senjata di bidang perdagangan sekaligus membuka lagi pintu negosiasi.

Dilansir dari CNBC International, kedua negara secara terpisah mengumumkan bahwa mereka telah setuju untuk tak saling mengenakan bea masuk baru terhadap produk impor dari masing-masing negara.

Media milik pemerintah China Xinhua menyebut bahwa kedua pimpinan negara setuju "untuk memulai kembali negosiasi dagang antar kedua negara dengan dasar kesetaraan dan rasa hormat." 

Lebih lanjut, Trump menyebut bahwa China akan membeli produk-produk agrikultur asal AS dalam jumlah besar. "Kami menahan diri dari (mengenakan) bea masuk dan mereka akan membeli produk pertanian (asal AS)," tutur Trump, dilansir dari CNBC International.

Walaupun belum dikonfirmasi pihak China, jika apa yang disebutkan Trump tersebut benar adanya, maka hal ini tentu akan mengerek laju perekonomian AS. Selama ini, produk agrikultur memang menjadi incaran pemerintah China dalam upayanya melawan balik serangan-serangan AS. 

Pada 1 Juni, pemerintah China resmi mengenakan bea masuk baru bagi produk agrikultur asal AS seperti kacang tanah, gula, gandum, ayam, dan kalkun. Bea masuk baru yang berlaku adalah 20% dan 25%, dari yang sebelumnya 5% dan 10%.

Kala perekonomian AS dan China menggeliat, tentu laju perekonomian global akan terkerek naik, mengingat AS dan China merupakan dua negara dengan nilai perekonomian terbesar di planet bumi.

Jumat, 28 Juni 2019

PT KONTAK PERKASA - Jokowi Presiden Lagi, Rupiah Menguat Lagi?


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 28/06/2019 -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)berpotensi menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Tanda-tanda apresiasi rupiah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF). 

Baca: 

PT KONTAK PERKASA – Jokowi Presiden Lagi, IHSG Menguat Kala Bursa Asia Terperosok


Berikut kurs dolar AS di pasar NDF hari ini, Jumat (28/6/2019), dibandingkan kala penutupan pasar spot hari sebelumnya, mengutip Refinitiv:
PeriodeKurs 27 Juni (15:57 WIB)Kurs 28 Juni (07:19 WIB)
1 PekanRp 14.148,2Rp 14.124,5
1 BulanRp 14.199,2Rp 14.175
2 BulanRp 14.259,7Rp 14.237
3 BulanRp 14.313,7Rp 14.290
6 BulanRp 14.491,7Rp 14.464,5
9 BulanRp 14.663,7Rp 14.645
1 TahunRp 14.826,7Rp 14.818
2 TahunRp 15.560,2Rp 15.539,8
 Berikut kurs Domestic NDF (DNDF), yang kali terakhir diperbarui pada 27 Juni pukul 15:10 WIB: 
PeriodeKurs
1 BulanRp 14.190
3 BulanRp 14.280
 Kemarin, rupiah menutup perdagangan pasar spot dengan apresiasi 0,25%. Rupiah menjadi mata uang terbaik di Asia. Ada kemungkinan penguatan rupiah akan terulang kembali hari ini.
NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan kurs tertentu pula. Sebelumnya pasar NDF belum ada di Indonesia, hanya tersedia di pusat-pusat keuangan internasional seperti Singapura, Hong Kong, New York, atau London.  

Pasar NDF seringkali mempengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Oleh karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot. Padahal NDF sebelumnya murni dimainkan oleh investor asing, yang mungkin kurang mendalami kondisi fundamental perekonomian Indonesia. 
Bank Indonesia (BI) pun kemudian membentuk pasar DNDF. Meski tenor yang disediakan belum lengkap, tetapi ke depan diharapkan terus bertambah. 
Dengan begitu, psikologis yang membentuk rupiah di pasar spot diharapkan bisa lebih rasional karena instrumen NDF berada di dalam negeri. Rupiah di pasar spot tidak perlu lalu membebek pasar NDF yang sepenuhnya dibentuk oleh pasar asing. 

Kamis, 27 Juni 2019

KONTAK PERKASA FUTURES - Pengumuman MK Tak Bikin Rupiah Kendor Lawan Dolar Singapura


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 27/06/2019 - Dolar Singapura melemah terhadap dolar Singapura pada perdagangan Kamis (27/6/19), meski pelaku pasar keuangan sedang berhati-hati menanti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. 

KONTAK PERKASA FUTURES

Pada pukul 12:15 WIB, dolar Singapura diperdagangkan di kisaran Rp 10.449,25 atau melemah 0,9% di pasar spot, mengutip data dari Refinitiv



KONTAK PERKASA FUTURES
MK hari ini akan memutuskan apakah akan memperkuat hasil perhitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memenangkan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin atau mengabulkan mengabulkan permohonan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. 

KONTAK PERKASA FUTURES

Dari sisi investor, tentunya sentimen positif akan datang jika MK memperkuat keputusan KPU, dan Jokowi akan melanjutkan periode pemerintahannya. Diperkuatnya keputusan KPU tentunya akan menghilangkan ketidakpastian akan arah kebijakan Indonesia nantinya.

Sementara itu, data yang dirilis dari Singapura pada Rabu kemarin menunjukkan laju produksi industri Negeri Singa mencatatkan kontraksi yang lebih dalam dari ekspektasi pasar dengan melemah 2,4% secara tahunan di bulan Mei. Sedangkan konsensus pasar memproyeksi penurunan 2,2% year-on-year (YoY), dilansir Trading Economics.

Kategori yang membukukan pelemahan paling dalam adalah produksi elektronik (-10,8% YoY), precision engineering (-4,7% YoY), dan bahan kimia (-0,4% YoY), dikutip dari Trading Economics
.
Pelemahan dolar Singapura di pasar spot membuat kurs jual beli di dolar Singapura berubah di beberapa bank siang ini.

BankKurs BeliKurs Jual
BCA10.443,3710.491,37
BRI10.401,6910.540,08
Mandiri10.440,0010.495,00
Smber : cnbcnews

Rabu, 26 Juni 2019

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Pukul 15:00 WIB: Rupiah Masih Lemah di Rp 14.170/US$


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 26/06/2019 -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Dolar AS nyaman di kisaran Rp 14.100.

KONTAK PERKASA

Pada Rabu (25/6/2019) pukul 15:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.170. Rupiah melemah 0,35% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.
 

Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 14:41 WIB: 
PeriodeKurs
1 PekanRp 14.184,9
1 BulanRp 14.220
2 BulanRp 14.280
3 BulanRp 14.344
6 BulanRp 14.527,9
9 BulanRp 14.666
1 TahunRp 14.865
2 TahunRp 15.605,3
 
Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) pukul 14:42 WIB:  
PeriodeKurs
1 BulanRp 14.210
3 BulanRp 14.320

Berikut kurs dolar AS di sejumlah bank nasional pada pukul 14:42 WIB:
BankHarga BeliHarga Jual
Bank BNIRp 14.060Rp 14.240
Bank BRIRp 14.160Rp 14.220
Bank MandiriRp 13.970Rp 14.220
Bank BTNRp 14.085Rp 14.235
Bank BCARp 14.028Rp 14.328
CIMB NiagaRp 14.040Rp 14.260

Selasa, 25 Juni 2019

PT KONTAK PERKASA - Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Terbang Rp 10.500


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 25/06/2019 - Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik signifikan lagi pada Selasa ini (25/6/2019), kali ini sebesar Rp 10.500 (1,61%) menjadi Rp 664.000 per gram, dari sebelumnya Rp 653.500 per gram. 

Kenaikan harga emas Antam itu sejalan dengan reli harga emas di pasar spot yang belum berhenti kemarin dan hari ini sejak 17 Juni. 
Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini (25/6/19), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat menjadi Rp 66,4 juta dari harga kemarin Rp 65,35 juta per batang.  

Baca juga: PT KONTAK PERKASA – Rekor Terus! Harga Emas Capai Level Tertinggi dalam 6 Tahun

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.   




Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik hari ini menjadi Rp 642.000 per gram dari sebelumnya Rp 631.000 per gram kemarin. 
 
Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut. 
Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.419 per troy ounce, naik dari US$ 1.398 per troy ounce pada hari sebelumnya. 
Hari ini, harga emas di pasar spot masih naik sebesar 0,35% menjadi US$ 1.424 per troy ounce.  
TanggalHarga US$ per troy ounceSelisih (%)
6/14/20191,341.33-0.05
6/17/20191,339.28-0.15
6/18/20191,346.080.51
6/19/20191,359.871.02
6/20/20191,387.782.05
6/21/20191,398.650.78
6/24/20191,419.151.47
6/25/20191,424.050.35
Sumber: Refinitiv  

Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama. 
Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.  

Baca juga: 

PT KONTAK PERKASA – Rekor Terus! Harga Emas Capai Level Tertinggi dalam 6 Tahun

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%. 
Naiknya harga emas ukuran kecil itu mengindikasikan risiko yang menguat kemarin, terutama terhadap nilai tukar dolar AS yang masih melemah sejak 17 Juni.  
Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.  
Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri. 

 Smber : cnbcnews

Senin, 24 Juni 2019

KONTAK PERKASA - Berhadiah Rp 1,68 M, Indonesia Jawara Mobile Legends MSC 2019



PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 24/06/2019 - Indonesia mencatatkan sejarah baru dalam kompetisi game online Mobile Legends: Bang Bang SEA Championship 2019 atau MSC 2019. Tim asal Indonesia berhasil menciptakan all Indonesia Final dan dimenangkan tim ONIC E-Sports.

Kompetisi game online Mobile Legends: Bang Bang yang se-Asia Tenggara ini diselenggarakan di Filipina selama 5 hari dan diikuti 12 tim dari 9 negara. Indonesia diwakili ONIC E-Sports dan Tim Lourve yang akhirnya bertarung di final.

"Selamat kepada ONIC E-Sports yang telah memenangkan MSC 2019! Mereka telah berjuang keras untuk menjadi pemilik sejati dari piala emas 24 karat! Mereka telah menunjukkan semangat dan tekad melalui turnamen agar meraih gelar tim MLBB terkuat di Asia Tenggara," ujar akun resmi Mobile Legends: Bang Bang dalam postingan akun Facebook resminya, Senin (21/6/2019).


Dengan kemenangan ini, ONIC E-Sports mendapatkan hadiah US$45.000. Adapun total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen yang sudah berakhir ini US$120 ribu atau setara Rp 1,68 miliar (kurs Rp 14.000).
smber : cnbcnews

Jumat, 21 Juni 2019

PT KONTAK PERKASA FUTURES - Silakan Saja Dolar AS Bangkit, Pokoknya Rupiah Terbaik Asia!


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 21/06/2019 - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)masih menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Namun penguatan rupiah agak melambat karena ada sinyal kebangkitan dolar AS. 

Pada Jumat (21/6/2019) pukul 12:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.127. Rupiah menguat 0,37% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya. 
Kala pembukaan pasar, penguatan rupiah ada di 0,42%. Kemudian rupiah mengamuk, menguat sampai di kisaran 0,7% sehingga dolar AS terdorong ke bawah Rp 14.100. 

Akan tetapi apresiasi rupiah kemudian menipis dan dolar AS kembali ke kisaran Rp 14.100. Berikut pergerakan kurs dolar AS terhadap rupiah hingga tengah hari ini: 
 
Namun meski apresiasi rupiah menipis tetapi tidak membuat mata uang Tanah Air tergoyahkan di puncak klasemen. Ya, rupiah masih kokoh menjadi mata uang terbaik di Benua Kuning. 
Berikut perkembangan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama Asia pada pukul 12:26 WIB: 
 
smber : cnbcnews

Kamis, 20 Juni 2019

KONTAK PERKASA FUTURES - Berkat BI, Rupiah Semakin Perkasa


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 20/06/2019 -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Sepertinya pernyataan dari Bank Indonesia (BI) berhasil mendorong laju penguatan rupiah. 

Pada Kamis (20/6/2019) pukul 15:08 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 14.175. Rupiah menguat 0,63% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya dan menyentuh posisi terkuat sejak 26 April. 
Rupiah mengawali perdagangan dengan penguatan 0,18%. Namun selepas itu gerak rupiah relatif terbatas. 

KONTAK PERKASA FUTURES
Dorongan bagi rupiah hadir dari pernyataan BI. Hari ini, BI memang mempertahankan suku bunga acuan di angka 6%. Akan tetapi, Gubernur Perry Warjiyo berjanji akan menurunkan suku bunga acuan. 
"Penurunan suku bunga, ke depan akan kita lakukan. Ini masalah timing. Kita akan lihat kondisi pasar global ke depan seperti apa," ungkap Perry. 

Penurunan suku bunga akan membuat dunia usaha dan rumah tangga bisa melakukan ekspansi, yang menjamin pertumbuhan ekonomi akan lebih baik. Prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cerah menjadi alasan Indonesia menjadi tujuan favorit penempatan dana. 
Selain itu, penurunan suku bunga juga tidak otomatis membuat pasar keuangan Indonesia kurang kompetitif. Walau mungkin imbal hasil (yield) obligasi pemerintah akan turun, tetapi pasti masih lebih menarik dibandingkan negara-negara tetangga. 
Contoh, saat ini yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun ada di 7,496%. Meski terus turun dalam sembilan hari hari terakhir, tetapi masih lebih tinggi dibandingkan instrumen serupa di India (6,76%), Filipina (5,14%), Thailand (2,14%), sampai Malaysia (3,662%).
Apalagi tren suku bunga global juga sedang turun. The Federal Reserves/The Fed, Bank Sentral Uni Eropa (ECB), sampai Bank Sentral Jepang (BoJ) ramai-ramai mengeluarkan penyataan dovish, yang membuka peluang penurunan suku bunga acuan. Ini tentu membuat pasar keuangan Indonesia tetap mampu bersaing.

Apalagi investasi di Indonesia kini semakin aman, terbukti dari kenaikan peringkat utang dari Standard and Poor's (S&P). Masih memberi cuan plus lebih aman, Indonesia tentu menjadi tujuan investasi yang menarik.
Smber : cnbcnews

Rabu, 19 Juni 2019

PT KONTAK PERKASA - Investor Ogah Main Aman, Harga Emas Turun


PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 19/06/2019 - Harga emas global terkoreksi seiring adanya kabar positif terkait hubungan dagang Amerika Serikat (AS)-China. Namun keyakinan penurunan suku bunga acuan Bank Sentral AS The Federal Reserves/The Fed dapat membatasi koreksi tersebut.

Pada perdagangan Rabu (19/6/2019) pukul 10:00 WIB, harga emas kontrak pengiriman Agustus di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) melemah 0,28% ke posisi US$ 1.346,9/troy ounce. Adapun harga emas di pasar spot turun 0,2% menjadi US$ 1.343,33/troy ounce.
pt kontak perkasa
Kemarin, Presiden AS Donald Trump menyatakan dirinya telah melakukan percakapan yang sangat positif dengan Presiden China Xi Jinping melalui sambungan telepon. Lebih lanjut, dirnya juga mengatakan akan bertemu secara khusus dengan Xi Jinping pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pekan depan.
PT KONTAK PERKASA
Meskipun tampaknya kesepakatan yang bisa mengakhiri perang dagang masih jauh, tetapi setidaknya dua pemimpin negara sudah mau kembali berdialog. Dengan begitu risiko eskalasi perang dagang dapat sedikit diredam. Investor bisa mendapat keberanian untuk masuk ke aset-aset berisiko, seperti saham.
Beralih ke AS, pelaku pasar juga masih menantikan hasil rapat komite pengambil kebijakan The Fed (Federal Market Open Commitee/FOMC) edisi Juni yang akan diumumkan hari Rabu (19/6/2019) waktu setempat atau Kamis (20/6/2019) waktu Indonesia.

Soal suku bunga acuan (Federal Funds Rate/FFR), pelaku pasar sebenarnya masih yakin tidak akan berubah pada rapat edisi Juni. Namun pidato Gubernur The Fed, Jerome Powell amat dinantikan. Proyeksi serta pandangan The Fed tentang kondisi perekonomian AS dan global dapat menjadi landasan untuk mengambil langkah investasi.

Bila saja nada-nada nan dovish kembali keluar dari mulut Powell, kemungkinan penurunan FFR tahun ini semakin besar. Bahkan pelaku pasar sudah yakin The Fed akan menurunkan FFR pada rapat FOMC bulan depan. 
Tanpa adanya suku bunga yang memadai, kekuatan dolar bisa berkurang dan rentan terkoreksi akibat tekanan mata uang lain. Risiko koreksi nilai aset yang berbasis dolar pun kian membuncah.

Alhasil investor masih cenderung mempertahankan emas sebagai instrumen safe haven, sehingga harganya tidak jatuh terlalu dalam. Pun sekarang harga emas masih bertengger di dekat posisi tertinggi sejak Februari 2019.
Smber :  cnbcnews